masa kecil bepe

masa kecil bepe
bagi anda yang belum terlalu mengenal bepe ini adalah fotonya

Jumat, 22 Juli 2011

KAPTEN TIMNAS SAAT MELAWAN TURKMENIUSTAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Firman Utina dan Bambang Pamungkas kembali diberikan kepercayaan menyandang ban kapten timnas saat lawatan ke kandang Turkmenistan, 23 Juli mendatang. Dua pemain senior di tubuh timnas tersebut bakal memimpin pasukan garuda di lapangan selama 2x45 menit waktu pertandingan.
"Untuk Kapten belum ada perubahan. Bambang dan Firman. Kalau dua pemain tadi tidak main, kami akan carikan gantinya. Tapi selama dua pemain tersebut berada di line-up, mereka yang jadi kapten tim," ujar asisten pelatih, Rahmad Darmawan.
Menurut Rahmad Darmawan, dua nama tersebut merupakan pemain timnas yang dinilai paling tepat memimpin rekan-rekannya di lapangan. Firman Utina dikenal sebagai pemain berdedikasi tinggi dan mempunyai kontrol emosi yang bagus. Firman selalu menjadi pilihan pertama mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl dalam menyandang ban kapten.
Sementara Bambang Pamungkas, selain langganan timnas, kepiawaian pemain Persija Jakarta tersebut menggalang kebersamaan di tengah rekan-rekannya di lapangan tak perlu lagi diragukan. Bambang selalu menjadi pilihan untuk memegang ban kapten pada saat Firman Utina ditarik keluar lapangan.

Rabu, 04 Mei 2011

KUTIPAN BERITA MAJALAH ROLLING STONE YANG MEWAWANCARAI BAMBANG PAMUNGKAS


NB:artikel di bawah adalah kutipan artikei majalah rolling stone indonesia yang memuat berita tentang bambang pamungkas, jadi anda tidak perlu lagi membeli &melihatnya di majalah rolling stone langsung 


Penyerang di Timnas paling senior di ajang piala AFF 2010 ini seorang family man bagi istri dan 3 anaknya. Dia juga penulis hebat yang mampu membangkitkan gelora nasionalisme lewat goresan artikel yang dia susun dengan baik. Kali ini dia bercerita khusus tentang hobi, karir, PSSI, Nurdin Halid, dan Liga Primer Indonesia (LPI).
Gelombang nasionalisme menggelora. Ajang sepakbola piala AFF 2010 berubah menjadi pesta rakyat yang bisa jadi paling akbar yang pernah terjadi dalam sejarah sepakbola tanah air. Nasionalisme yang mengemuka dan menjadi hal trendy bersaing dengan gelora perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.
Pertandingan demi pertandingan yang dimainkan Timnas dibawah asukan Alfred Riedl menjadi api yang membakar semangat jutaan pasang mata yang menyaksikan lewat Televisi atau ratusan ribu yang rela berdesakan hadir langsung ke Stadion Gelora Bung Karno. Nuansa merah dan putih bertebaran dimana-mana. Di jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook menjadi ajang lempar segala macam argumen, prediksi, dan pujian kepada Timnas. Dari mulai Presiden, Mentri, pejabat, Artis, sampai rakyat kelas pinggiran bisa bersatu atas nama Sepakbola. Merasa perlu untuk tahu Sepakbola. Sudah lama euforia ini hilang.
Saat Indonesia dipastikan maju ke final melawan Malaysia gelora itu makin menyalak kencang. Indonesia Vs Malaysia. Sebuah duel yang tentunya membawa banyak sekali makna bagi rakyat di dua negara tersebut. Hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia yang kerap ”panas” dengan berbagai kasus turut menggiring opini: inilah saatnya Indonesia ”melawan” Malaysia! Apalagi ketika tandang pertama Indonesia adalah ke Malaysia. Berbondong-bondong warga Indonesia rela terbang ke Stadion Bukit Djalil untuk menyaksikan laga tandang Indonesia melawan Malaysia.
Antusias masyarakat untuk membeli tiket pertandingan final makin menggebu. Mereka rela menginap antri untuk menyaksikan laga final. Namun seperti diketahui, PSSI kedodoran untuk menangani penjualan tiket laga final AFF di Stadion Gelora Bung Karno. Banyak protes bertebaran menyerang PSSI yang diaggap tidak mampu mengelola sistem ticketing sepak bola yang baik. Juga perihal harga tiket yang dianggap mahal.
Indonesia kemudian harus menyerah 0-3 melawan Malaysia. Insiden laser yang diarahkan ke pemain Indonesia menjadi topik hangat yang diperbincangkan. Berbagai hal mengemuka, dicari alasan kenapa Indonesia bisa kalah? Ditambah dengan pro dan kontra rangkaian kegiatan yang di agendakan PSSI kepada Timnas sebelum laga final tandang dengan Malaysia yang diaggap membuat banyak pihak menurunkan stamina Timnas.
PSSI seperti menjadi ”musuh” bersama rakyat Indonesia. Namun Timnas menjadi ”teman” baru bagi banyak jutaan rakyat Indonesia yang awalnya buta sepakbola. Sihir baru bernama sepak bola telah menghipnotis jutaan pasang mata di seluruh Indonesia. ”Ajang piala dunia saja tidak seheboh ini,” ujar seorang kawan.
Sosok-sosok pemain sepak bola termasuk pelatih yang tergabung dalam Timnas 2010 yang tadinya asing bagi jutaan orang di Indonesia berubah menjadi rockstar yang segala gerak gerik dan omongan mereka menjadi gunjingan. Kutipan-kutipan cantik mereka bertebaran di media massa yang ikut terkena demam gila sepak bola. Akun Twitter resmi pemain Sepakbola Timnas di follow ratusan ribu orang. Setiap update status mereka sudah pasti akan disambut ratusan reply atau RT.
Nama Alfred Riedl, Wolfgang Pikal, Widodo Cahyono Putro, Edy HartoMarkus Haris MaulanaFerry Rotinsulu, Kurnia Meiga, Zulkifly SukurBeny Wahyudi, Yesayas desnam, Maman abdurahman, Muhammad Roby,Muhammad NasuhaTony SuciptoMuhammad RidwanOkto ManianiAhmad BustomiArif Suyono, Eka RhamdaniYongki Ariwibowo, Johan Juansyah menjadi idola baruDari anak kecil sampai dewasa jatuh hati dengan para pemain Timnas tersebut. Apalagi nama mencorong seperti Firman UtinaIrfan BachdimChristian Gonzalesserta yang paling senior yang bernama Bambang Pamungkas.
Bambang Pamungkas adalah pemain penyerang paling senior di Timnas 2010 asuhan Alfred Riedl ini. Sudah 86 kali dirinya memperkuat Timnas Indonesia. Pemain yang susah untuk ditangkap dan bahkan kerap menghindari media sejak 4 tahun terakhir ini ternyata menjadi ”humas” yang baik, bahkan sangat baik bagi rekan-rekan di Timnas bahkan bagi PSSI. Lewat website www.bambangpamungkas20.com dirinya menulis berbagai sudut pandang yang membuat siapa saja yang membaca akan tergerak semangat nasionalisme serta kecintaan kepada sepak bola dan juga ke Indonesia.
Tidak berlebihan jika pemain yang memiliki nomor keramat 20 di Jersey Timnas atau Persija menjadi juru bicara bagi Timnas yang berlaga di AFF 2010 lewat press conference resmi dari PSSI atau tulisan-tulisan atau update di Twitter dan Website pribadinya. Walau dirinya selama piala AFF 2010 ini lebih sering tampil di bangku cadangan namun popularitasnya tak surut.
Seolah rockstar yang selalu ditunggu kemunculannya diatas panggung menyanyikan anthem-anthem lagu kebesarannya. Bambang Pamungkas dalam setiap pertandingan selalu mendapat perhatian lebih. Baik saat di Persija atau di Timnas. Dia selalu berusaha tampil maksimal dalam tiap laga yang dia mainkan. Selalu bermain positif dan fair play. Jarang menunjukkan emosi tingkat tinggi yang kerap muncul di tengah pertandingan sepak bola. Bahkan dia pernah memeluk wasit yang memberinya kartu kuning.
Saat Piala AFF 2010 disela jadwal latihan yang sangat padat dan kunjungan ke banyak pihak Bambang Pamungkas masih sempat menulis di website miliknya. Anda yang ingin tahu detail soal apa saja tentang karir dan pandangan-pandangan seorang Bambang Pamungkas bisa menemukan lengkap di website miliknya. Rasanya isi website milik Bambang Pamungkas sudah saatnya ditungkan dalam sebuh buku.
Tulisan seperti ”Jangan Rengut Lambang Garuda Itu Dari Kami” ditulis Bambang Pamungkas untuk menjawab aksi pengacara David Tobing yang mempersoalkan lambang Garuda di dada Jearsey pemain Timnas (Tulisan tersebut dimuat juga di rubrik Soundwaves Rolling Stone Indonesia edisi Januari 2011). Atau tulisan penuh semangat optimisme di ”Indonesia Masih Bisa” ketika Timnas Indonesia kalah melawan Malaysia di Bukit Djalil. Bahkan ketika terpaksa gelar juara AFF dimenangkan Malaysia karena kalah akumulasi nilai dia masih bisa menulis dengan sangat bagus dengan membangkitkan semangat positif untuk semua pihak, sebuah goresan bartajuk ”Tetap Semangat Garudaku.”
Lewat Twitter, tulisan-tulisan tersebut kemudian dibaca oleh ribuan bahkan jutaan penggemar lama dan penggemar baru sepak bola. ”Sebut saya norak, saya kenal banyak rockstar paling top di negeri ini, tapi belum pernah saya bisa ngefans dan cinta mati ke pemain sepak bola seperti Bambang Pamungkas. Saya suka tulisan-tulisannya,” kata seorang teman yang tidak mau disebut namanya.
Bambang Pamungkas menulis dengan hati dan selalu berdasarkan pengalaman pribadi. Dalam berbagai kisah yang dia tuangkan selalu ada pesan yang tersirat. Semua dituangkan dengan apik dan epik. Tidak menggurui. Menjadi sebuah diary yang nyaman dibaca siapa saja.
Pada 15 Maret 2008, Bambang Pamungkas pernah membuat tulisan berani berjudul ”Ketua Umum PSSI”. Dalam tulisan tersebut Bambang menulis sosok Nurdin Halid sebagai ketua PSSI yang punya banyak pengalaman dalam hal sepakbola. Saat itu Nurdin Halid harus memimpin PSSI dari dalam penjara akibat kasus yang menimpanya. Menarik dalam tulisan tersebut, Bambang Pamungkas menulis: ”Saya sendiri yakin bahwa sikap ketua umum yang tetap bersikeras menjabat didasari oleh sesuatu yang baik, akan tetapi dengan mundur untuk sementara dan mencalonkan kembali suatu saat nanti jika masalah yang menimpa beliau telah selesai, terasa lebih bijaksana. Dan saya yakin Bapak Ketua Umum yang terhormat akan mampu dengan ihklas menerimanya.”
_________________
Bambang Pamungkas atau akrab disapa Bepe lahir di Getas, Kabupaten Semarang pada 10 Juni 1980. Getas adalah sebuah desa di wilayah Tengaran, sekitar 20 menit dari Salatiga. Masa remaja Bambang Pamungkas dari TK dan SD ada di Getas. Lulus SD, Bambang Pamungkas baru hijrah ke Salatiga. Tepatnya di SMP Negeri 1 Salatiga (1992-1995) dan di SMU Negeri 1 Salatiga (1996-1999). Kebetulan kami satu SMU. Tapi saya lulus ketika Bambang Pamungkas baru masuk ke SMU yang berdampingan dengan UKSW (Universitas Kristen Satya Wacana).
Sejak kecil Bambang Pamungkas sudah akrab dengan sepakbola. Ayah dan kakak-kakaknya adalah pemain sepak bola. Dalam interview pada 21 November 2010 dengan Daniel Oktav di website Syair Untuk Sahabat Foundation, Bambang bercerita, ”Dahulu saya bersekolah di Salatiga yang jaraknya 20 menit dari kampung saya di Getas, sedangkan SSB (Sekolah Sepakbola) saya berada di Ungaran yang 1  jam dari Salatiga. Jadi biasanya di hari latihan, saya berangkat sekolah jam 5:30 pagi, sekalian membawa pakaian untuk berlatih di sore hari. Sehingga setelah pulang sekolah, saya dapat langsung berangkat ke Ungaran untuk berlatih, tanpa harus pulang ke rumah lagi (Hal itu untuk mempersingkat waktu dan juga biaya tentunya). Saya baru akan sampai di rumah  kembali biasanya jam 8 malam. Itu saya lakukan 3 kali dalam seminggu, saat saya duduk di kelas 1 SMP sampai kelas 3 SMP.”
Bambang anak ke-5 dari 7 bersaudara. Putra pasangan Misranto dan Suriptinah ini memiliki satu adik perempuan, Dyah Ernawati. Tiga kakak Laki-laki, Agus Handoko Misranto, Agus Budhi Suseno, dan Tri Agus Prasetijo. Serta 2 kakak perempuan, Eni Kusumawati dan Nanik Setyowati. ”Kalau ada kesempatan bertanding di daerah Jawa Tengah saya selalu menyempatkan pulang ke rumah di Getas,” kata Bambang ketika kami akhirnya bertemu untuk pertama kali pada 5 Januari 2011 di Rolling Stone Cafe.
Suami dari Tribuana Tungga Dewi, serta ayah dari tiga putri cantik Salsa Alicia, Jane Abel, serta Syaura Abana  ini pernah mencoba kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rawamangun. ”Hanya bertahan 2 semester,” katanya sambil tertawa. Dalam pertemuan kami istrinya selalu ikut menyertai, ”Dia asli Semarang,” ujar Bambang tentang istrinya pambil melirik dengan sayang.
Dalam pertemuan pertama kami itu Bambang Pamungkas banyak memberikan analisa yang sangat baik tentang masa depan sebagai pemain Sepakbola, PSSI, juga tentang Liga Primer Indonesia yang digagas pengusaha Arifin Panigoro. ”LPI (Liga Primer Indonesia) digelar ketika musim kompetisi LSI (Liga Super Indonesia) sudah berlangsung ½ jalan. Saya pribadi sangat mendukung apa yang dilakukan oleh LPI. Tapi idealnya LPI tetap berada dibawah PSSI yang di akui FIFA. Saya melihat LPI ini dibuat oleh individu. Sementara LSI dibawah kendali PSSI, organisasi yang dilindungi negara” ujar Bambang yang berhasil mencetak 19 gol saat laga Indonesia Super League 2008 (ISL) yang dikelola oleh PT Liga Indonesia, 14 gol di ISL 2009, serta 5 gol di laga ISL 2010 yang saat ini masih berlangsung.
Media Twitter membuat saya mengenal Bambang Pamungkas. Walau kami sama-sama dari Salatiga, satu alumni SMU di SMA 1 Salatiga, namun kami belum pernah bertemu. Jujur saya tidak terlalu update tentang dunia sepak bola. Saya hanya tahu sosok Bambang sebagai pemain sepak bola profesional yang beberapa kali sempat saya baca profil dirinya. Saya ingat sekali, seorang teman bernama Febrie Meuthia (Dikenal sebagai penggagas Inbox di SCTV dan penggemar sepak bola) lewat akun Twitter mention ke saya tentang sebuah akun bernama @bepe20 yang ternyata milik Bambang Pamungkas. ”Ini ada Bambang Pamungkas, kapan-kapan minta dia nulis di Rolling Stone Indonesia, tulisanya bagus” kata Febrie Meuthia kepada saya. Saya dan Bambang Pamungkas kemudian saling follow di Twitter. Lewat DM akhirnya saya dan Bambang Pamungkas bertukar nomor telepon.
Promo yang diutarakan Febrie Meuthia membuat saya langsung tertarik dengan tulisan yang ditulis Bambang Pamungkas berjudul ”Terimakasih Pak Cholik.” Setelah saya baca artikel tersebut saya kaget. Pak Cholik, tokoh nyata dalam tulisan tersebut adalah tetangga saya di daerah Suruh. Dia seorang guru di SMP Negeri 1 Salatiga dan juga pelatih Sepakbola di SMP tempat Bambang Pamungkas sekolah. Dalam tulisan tersebut Bambang mengingat kisah saat dia duduk di kelas 1 SMP dan dipercaya Pak Cholik untuk menggantikan kakak kelas yang berhalangan hadir dalam sebuah turnamen sepak bola. Peristiwa itu mengubah pandangan banyak orang di SMP Negeri 1 Salatiga. Bambang, sosok bertubuh kecil itu ternyata menyimpan energi dan bakat luar biasa dalam sepak bola.
Bambang Pamungkas dalam website miliknya menulis dengan indah pada guru agama yang mempercayainya untuk menjadi pemain pengganti dalam laga Sepakbola antara SMP N 1 Salatiga ketika melawan Desa Suruh. ”Nama Pak Cholik akan selalu saya kenang sampai kapanpun, seorang guru yang tidak hanya memberi kesempatan dan peluang, akan tetapi juga sebuah kepercayaan kepada saya untuk menunjukkan kemampuan saya. Atas dasar rasa hormat saya kepada beliau, pada tahun 2002  saya mempersembahkan Jersey Tim Nasional Indonesia, yang saya pakai saat Final Piala Tiger 2002 di Jakarta (saat itu saya berhasil menjadi pencetak gol terbanyak). Seminggu setelah partai final tersebut, saya sempat sowan/berkunjung ke SMP Negeri 1 Salatiga dan memberikan kostum tim nasional tersebut secara langsung kepada beliau.”
Berikut ini adalah obrolan saya dengan si penggemar Paul GascoigneKurniawan Dwi Juliantoserta Widodo Cahyono Putro ini. Sebuah kesempatan langka. Karena hal yang sangat susah untuk bisa mendapatkan akses interview dan foto khusus dengan Bambang Pamungkas. Banyak rekan dari media olah-raga yang tidak bisa mendapatkannya. ”Karena yang minta senior saya di SMA 1 Salatiga, saya tidak bisa menolak,” katanya sambil terkekeh sambil melirik istrinya, Tribuana Tungga Dewi.
I.Piala AFF 2010
Apa evaluasi paling utama bagi Timnas setelah AFF 2010?
Sejujurnya, di dalam tim sendiri semuanya sudah berjalan dengan sangat baik dan lancar. Akan tetapi harus di akui, jika terlalui banyak gangguan dari luar yang sejujurnya malah membebani tim ini. Menurut saya, media massa terlalu berlebihan dalam memberitakan kami. Dan ketika sepakbola sudah masuk  ke dalam arena infotainment, maka hal tersebut menjadi sangat menggelikan.
Kesan Anda dengan laga ke 86 bersama Timnas di AFF?
Secara pribadi saya sangat bangga, karena sejujurnya tidak mudah untuk mencapai angka tersebut, dan akan selalu menjadi hal yang membanggakan dapat bermain buat Indonesia. Akan tetapi secara hasil memang cukup menyedihkan, karena saya harus kembali gagal mempersembahkan sesuatu untuk Bangsa ini.
Apakah Anda sudah maksimal tampil di AFF? Melihat Riedl kerap menjadikan Anda sebagai pemain cadangan?
Sejujurnya “TIDAK”, Karena saya tidak banyak mendapatkan waktu bermain di AFF Cup kemaren. Akan tetapi sebagai pemain profesional, saya selalu berusaha untuk menghormati keputusan pelatih. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik saat pelatih membutuhkan saya, dan saya rasa saya sudah melakukan itu di piala AFF yang lalu.
Anda juga dikenal luas publik Malaysia karena pernah lama bermain di Selangor FC. Bagaiman pendapat Anda tentang kemenangan Malaysia di Piala AFF 2010?
Walaupun hanya dua tahun saya bermain disana, akan tetapi sejujurnya dua tahun itu meninggalkan kesan yang cukup mendalam dalam diri saya. Selangor adalan raksasa di persepakbolaan Malaysia, dan saya mampu meraih semua gelar selama disana. Satu nilai plusnya adalah, saya mampu menghibur rekan-rekan sebangsa saya (TKI) yang tengah mencari nafkah di Malaysia. Saat itu, saya adalalah idola para TKI hehehe.
Siapa yang Anda lihat bakal memiliki karir gemilang di dunia Sepak Bola Indonesia dari Timnas di AFF 2010?
Tim ini banyak dihuni pemain-pemain muda, dan saya rasa mereka semua mempunyai masa depan yg sangat cerah. Jika saya harus menyebut satu nama, maka pilihan saya akan jatuh kepada Yongki Ariwibowo.
Apa pendapat Anda tentang Irfan Bachdim dan Cristian Gonzales di Piala AFF lalu?
Chistian Gonzales adalah pemain yang luar biasa di mata saya, sedang Irfan Bachdim adalah pemain muda yang mempunyai masa depan yang sangat cerah, mereka adalah aset bangsa ini.
Anda tidak masalah pemain berpengalaman seperti Anda hanya bermain sebagai pemain cadangan di Piala AFF?Bagi saya pribadi, saya rasa semua pemain ingin menjadi pemain inti, begitu pula dengan diri saya. Akan tetapi ketika seorang pelatih sudah mengambil keputusan, maka setiap pemain harus menghormatinya, karena memang begitulah cara kerja orang-orang profesional.
AFF 2010 menjadi ajang tarik menarik kepentingan politik. Apakah sebelumnya Anda pernah mengalami Hal yang sama?
Sejauh apa yang saya tau dan ingat, saya rasa tidak pernah.
Sehari setelah pertandingan final Piala AFF 2010 dibuat acara pembubaran Timnas. Ketua umum PSSI, ketua BTN, manager tim dan pelatih kepala bergantian memberikan kesan dan pesan mereka masing-masing. Dari wakil Timnas Bambang Pamungkas dipilih untuk memberikan kesan dan pesan mewakili 23 pemain Timnas lain. Dalam website miliknya Bambang menulis apa yang dia ucapkan malam itu… “Secara pribadi maupun mewakili seluruh pemain, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus dan juga staff pelatih atas kerja sama yg luar biasa selama piala AFF ini di gelar. Kenyataan memang terkadang tidak seindah apa yang kita bayangkan, akan tetapi setidaknya kita semua sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkannya. Kita memang belum mampu menjadi juara, akan tetapi semoga kita mampu memenangkan hati masyarakat Indonesia. Mohon maaf jika ada tersalah kata atau tindakan diantara kami semua, dan sekali lagi terima kasih.”

SUMBER:MAJALAH ROLLING STONE

Jumat, 29 April 2011

FANTASTIS, GAJI BAMBANG PAMUNGKAS TERTINGGI DI INDONESIA

Tidak hanya atlet-atlet beken seperti pebalap Valentino Rossi dan petinju Filipina Manny Pacquiao yang masuk daftar gaji tertinggi di dunia. Pemain timnas sepakbola Ind onesia, Bambang Pamungkas rupanya masuk dalam jajaran pemain bayaran termahal.

Seperti diketahui, Majalah ESPN merilis 184 atlet berpenghasilan tertinggi di dunia. Daftar atlet termahal tersebut bakal terbit pada 2 Mei men­datang. Bepe, panggilan Bambang Pamungkas yang juga memperkuat klub Persija Jakarta itu mengan­tongi bayaran 160 ribu dolar Amerika pertahun atau sekitar Rp 1,5 miliar.

Namun, gaji Bepe masih kalah besar dibanding penghasilan para pemain bola dari negara lain seperti bintang Argentina, Carlos Teves yang ber­penghasilan 19 juta dolar Amerika atau sekitar Rp 165 miliar.

Gaji Bepe juga kalah besar dibanding pesepakbola Korea Selatan, Ji Sung Park yang kini memperkuat ‘Setan Merah’ Manchester United. Park mengantongi bayaran pertahun sebanyak 4,7 juta dolar Amerika atau 40,1 miliar.

Meski demikian, Bepe masih lebih tinggi dari pebulutangkis nomor satu dunia asal Malaysia, Lee Chong Wei yang mengantongi 106 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp 925 juta.

Sementara itu, atlet dengan penghasilan tertinggi di dunia diraih atlet bisbol asal Amerika, Alex Rodriguez dan petinju Filipina, Manny Pacquiao. Keduanya mencetak 32 juta dolar Ame­rika atau sekitar Rp 278 miliar setahun.

Sabtu, 16 April 2011

PELUNCURAN BUKU BEPE

FOTO NEWS
SABTU, 16 APRIL 2011 16:58 WIB
Peluncuran Buku BEPE20 Pesepakbola tim nasional Indonesia Bambang Pamungkas menunjukkan buku karyanya berjudul BEPE20 'Ketika Jariku Menari' saat peluncurannya di Jakarta, Sabtu (16/4). Hasil penjualan buku setebal 383 halaman ini akan disumbangkan kepada Syair.org dan Yayasan Pita Kuning yang memiliki perhatian terhadap anak-anak yang hidup dengan HIV dan AIDS serta anak-anak penderita kanker. ANTARA/Dhoni Setiawan/rj

Sabtu, 02 April 2011

BUKU "BEPE20 KETIKA JEMARIKU MENARI" SEGERA LAUCHING


NEWS
Buku Bepe Segera Terbit
Di luar aktivitas sebagai pemain sepak bola, Bambang Pamungkas memiliki kegemaran lain yakni menulis. Pandangan-pandangan Bepe, demikian ia biasa disapa, sangat jernih dan lugas dituangkan dalam berbagai tulisan yang selama ini dimuat di website www.bambangpamungkas20.com

Ditambah tulisan-tulisan yang belum pernah dipublikasikan, serta didukung foto-foto ekslusif, Yudhi F. Oktaviadhi, Wakil Redaktur Pelaksana BOLA yang juga penggagas Syair.org, merangkai dan mengedit berbagai tulisan tersebut menjadi sebuah buku.

Banyak cerita menarik di balik karier dan kehidupan Bepe sehingga dengan membaca buku berjudul “Bepe20 Ketika Jemariku Menari” itu maka kita akan memahami Bepe secara utuh. Banyak pula kisah-kisah inspiratif sehingga buku ini layak menjadi bacaan siapa pun termasuk remaja dan anak-anak yang mengidolakannya.

Buku akan diluncurkan pada 16 April 2011 di kantor tabloid BOLA. Hasil dari penjualan buku pun akan disumbangkan Bepe kepada dua yayasan yang selama ini didukung oleh Bepe yakni Syair Untuk Sahabat Foundation (Syair.org) dan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia. Semoga niat baik Bepe menjadi berkah dan bermanfaat bagi pergerakan kepedulian terhadap HIV/AIDS dan kanker.

Jumat, 25 Maret 2011


Timnas Indonesia mendapat keuntungan dalam kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia. Dalam format yang diumumkan di situs AFC tadi malam, Indonesia yang saat ini berada di urutan ke-24 dari total 43 anggota AFC langsung akan bertanding di putaran kedua. Itu karena Indonesia masuk dalam grup unggulan kedua zona Asia ( peringkat 6-27). 

Perebutan empat tiket putaran final Piala Dunia 2014 plus satu tiket playoff zona Asia bakal mulai dihelat 29 Juni dan 3 Juli 2011. Tim yang bertanding di putaran I ini adalah Negara-negara yang menempati posisi 16 terbawah Asia ( urutan 28-43). Dalam grup ini terdapat juara Piala AFF 2010 Malaysia yang sementara ini menempati posisi ke-28 Asia.    

Pada kualifikasi putaran pertama tersebut itu, tim - tim peserta akan saling bertemu kandang dan tandang. Selanjutnya, delapan tim pemenang dari putaran pertama akan bergabung dengan grup unggulan II yang didalamnya termasuk Indonesia. Total ke-30 tim itu akan bertanding juga dengan system home dan away pada 23 Juli dan 28 Juli 2011 untuk mencari 15 tim pemenang. Ke-15 tim pemenang itu selanjutnya akan bergabung dengan lima tim unggulan pertama untuk bertarung di putaran III. Lima unggulan teratas Asia adalah Jepang (1), Korsel (2) Australia (3), Korut (4), dan Bahrain (5).

Putaran III yang diikuti oleh 20 tim tersebut akan digelar dengan system dibagi menjadi lima grup. Masing-masing grup diisi empat tim. Pertandingan akan digeber pada 2 September 2011 hingga 9 Februari 2012.

Dari lima grup tersebut dua tim teratas melenggang ke putaran IV yang diikuti  10 peserta. Putaran IV ini akan dibagi menjadi dua grup. Tiap grup lima tim. Masing-masing tim juara dan runner up akan melaju ke putaran final Piala Dunia 2014 Brazil. Dua tim peringkat III ketiga pada putaran keempat akan bentrok untuk memperebutkan tiket melalui playoff inter-continental.

Dalam rilisnya AFC memberi catatan khusus kepada Jepang. JIka negara yang sebagian wilayahnya baru saja diluluhlantakkan gempa dan tsunami itu melaju ke putaran IV, mereka akan ditempatkan di posisi kelima di grupnya agar tidak bermain pada 18 Juni 2013 untuk memfasilitasi partisipasi tim Samurai Biru di Piala Konfederesi di Brasil pada 16-30 Juni 2013.

Undian putaran pertama akan dilakukan Rabu lusa (30/3). Rangking unggulan sendiri diambil berdasarkan dari rangking dari partisipasi di kualifikasi Piala Dunia 2010 dan Piala Asia 2011.

Dihubungi tadi malam, deputy bidang teknik BTN (Badan Tim Nasional) Iman Arif mengaku senang timnas  senior bisa langsung berlaga di putaran II. Sebelumnya, bersama pelatih Alfred Riedl BTN sudah merancang program dengan asumsi Firman Utina dkk akan merangkak dari putaran I. "Jelas ini menguntungkan kita," ujar Iman Arif. "Target kami adalah timnas bisa menembus group stage," lanjut mantan ketua BTN ini.

Meski langsung bertanding di putaran II menurut Iman BTN tidak akan mengubah program yang disusun. Dimana pemain Timnas Senior akan dipanggil untuk TC pada 20 Juni. Pada 23 Juni Firman Utina dkk dijadwalkan melakoni ujicoba intenasional di Jakarta. Calon lawan tanding saat ini masih dicari.  Karena saat itu akan ada dua timnas yang TC, yaitu timnas U-23 dan senior, BTN juga berencana merekrut satu pelatih lagi untuk membantu Alfred Riedl. Kandidat kuatnya adalah Rahmad Darmawan (Persija) dan Jacksen F. Tiago ( Persipura). (ali)

Unggulan Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia
Unggulan I:
1. Jepang
2. Korea Selatan
3. Australia
4. Korea Utara
5. Bahrain

Unggulan II:

6. Arab Saudi
7. Iran
8. Qatar
9. Uzbekistan
10.Uni Emirat Arab
11.Syria
12.Oman
13.Yordania
14.Irak
15.Singapura
16.China
17.Kuwait
18.Thailand
19.Turkmenistan
20.Lebanon
21.Yaman
22.Tajikistan
23.Hong Kong
24.Indonesia
25.Kyrgyzstan
26.Maladewa
27.India

Unggulan III:
28.Malaysia
29.Afghanistan
30.Kamboja
31.Nepal
32.Bangladesh
33.Sri Lanka
34.Vietnam
35.Mongolia
36.Pakistan
37.Palestina
38.Timor-Leste
39.Macau
40.Taiwan
41.Myanmar
42.Filipina
43.Laos

Jadwal pertandingan :

Putaran 1: 29 Juni dan 3 Juli 2011
Putaran 2: 23 Juli dan 28 Juli 2011
Putaran 3: 2 September, 6 September, 11 Oktober, 11 November, 15 November 2011 dan 29 Februari 2012.
Putaran 4: 3 Juni, 8 Juni, 12 Juni, 11 September, 16 Oktober, 14 November 2012, 26 Maret, 4 Juni, 11 Juni, 18 Juni 2013.
Putaran 5: 6 September dan 10 September 2013.
Putaran 6 (inter-continental playoff): 15 Oktober dan 19 November 2013.

Selasa, 22 Maret 2011

SEGALA SESUATU YANG MENJADI KESUKAAN BAMBANG PAMUNGKAS (BEPE)

KlubF.C Internazionale Milano 1908 dan Persija Jakarta 1928
Tim NasionalIndonesia dan Argentina
PemainPaul Gascoigne
Salah satu pemain terbaik di dunia, skill dan intelegensianya luar biasa, banyak orang mencibir kehidupan dia di luar lapangan.. SO WHAT.. Semua orang mempunyai sisi gelap dalam hidupnya, begitu juga Anda ataupun saya, yg terpenting adalah bagaimana dia melakukan tugasnya di lapangan, for me he is my F***ing Hero...
Kurniawan Dwi Julianto
Menurut saya dia adalah striker terbaik Indonesia, pernah merumput di Eropa cukup mendeskripsikan kualitas dia, kemampuannya mengatasi tekanan publik ketika dia tersangkut masalah menunjukkan bahwa dia mempunyai mental yang luar biasa, tidak banyak pemain yg mampu bangkit dari keterpurukan seperti itu, pernah bermain bersama di Timnas PPD (Pra Piala Dunia) 2001 adalah impian yang menjadi kenyataan, dia adalah orang yg memberi inspirasi pada saya untuk berkarir sebagai pesepakbola... Thanks Bro...
Widodo Cahyono Putro
Seorang profesional sejati selalu menjadi contoh baik di dalam maupun di luar lapangan, pemain yg selalu mau berbagi ilmu dan pengalan kepada junior-juniornya, saya banyak mendapatkan ilmu darinya selama kami bermain bersama baik di persija maupun Timnas... Pribadi yg sangat luar biasa...
PelatihIvan Kolev dan Benny Dolo
StadionLebak Bulus dan Gelora Bung Karno
No. Punggung20
Sepatu BolaNike Mercurial Superfly dan Asics Testimonial
TokohBung Karno, B.J Habibie dan Jamie Oliver
MusikKeroncong, R & B dan Hip Hop
PenyanyiGesang, U2, Cold Play, Jay Z. Daniel Sahuleka dan KLA Project
Lagu* Bengawan Solo (Gesang)
* With or Without You, All I Want Is You (U2)
* Don't Sleep Away this Night (Daniel Sahuleka)
* Sunrise (Simply Red)
* Song Cry (Jay Z)
* Tentang Kita (KLA Project)
FilmNotting Hill, Jerry Mcguire dan Any Given Sunday
Artis WanitaWinona Rider, Angelina Jolie dan Dian Sastrowardoyo
Artis PriaHugh Grant, Sean Conery dan Dedy Mizwar
BacaanAutobiography pesepakbola
Buku* Bung Karno - Penyambung Lidah Rakyat
* Jamie Oliver - The Naked Chef Series
* Paul Gascoigne - My Story
* Michael Jordan - Who Wants To Be Like Mike
* Eric Cantona - The Rebel Who Would Be King
* Paul arden - It's Not How Good You Are, It's How Good You Want To Be
* Vinie Jones - Confession Of a Bad Boy
WarnaBiru dan Pink
Parfum* Lalique White
* John Varvatos Artisan
* Thiery Mugler Angel Blue
Tempat BerliburJogjakarta dan Paradise Island (Maldives)
KotaSalatiga, Jayapura dan Amsterdam
MakananOseng pare, Pepes peda dan Lasagna
MinumanAir putih dan Diet coke
MobilToyota Celica
Merk BajuNike, Zara, Top Man, Lacoste dan Burberry
Sepatu SantaiNike, All Star dan CamPER